Rabu, 30 Oktober 2019

Mengenal Muhammadiyah secara singkat

A.    Pengertian Muhammadiyah
            Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat (ormas) keagamaan. Secara harfiah (etimologi), kata”Muhammadiyah” dibentuk dari isim alam (nama) Nabi “Muhammad” ditambah dengan akhiran “yak nisbah” ataumenisbatkan/menyandarkan, sehingga menjadi kata Muhammadiyah yang berarti pengikut Nabi Muhammad  SAW yang setia, mencintai, mengidolakan, mengamalkan, dan memperjuangkan misi dan ajaran-ajaranya sebagaimana termaktub di al-Quran dan Hadist dan jejak-jejak perjuangannya dalam berdakwah dan juga dalam membangun peradaban. Dasar pengambilan kata Muhammadiyah sebagai nama gerakan di dasarkan pada al-Quran Ali Imran ayat 31: “Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang”. Secara istilah atau terminologi Muhammadiyah memiliki pengertian gerakan islam Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur’an dan as-Sunnah (Anggaran Dasar Muhammadiyah Bab II pasal 4 ayat 1)
B.     Hakikat Muhammadiyah
Hakikat Muhammadiyah adalah, pertama gerakan pemurnian (harakah ushuliyah) maksudnya adalah memurnikan keyakinan Tauhid islam dari kemusyrikan,Tahayyul dan khurafat. Juga berkomitmen memurnikan Ibadah dari unsur-unsur Bid’ah. Kedua, Muhammadiyah sebagai gerakan Amar makruf Nahi Munkar (sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal baik dan mencegah hal-hal yang buruk). Ketiga, Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid (Pembaharuan). Keempat, Muhammadiyah sebagai gerakan kebudayaan, yaitu peran kebudayaan Muhammadiyah bukan budaya dalam arti kesenian atau adat istiadat masyarakat lokal, melainkan peran Muhammadiyah lebih kepada pembangunan ahklak dan peradaban.
C.     Sejarah Singkat Muhammadiyah
            Muhammadiyah didirikan oleh Muhammad Darwis/K.H Ahmad Dahlan pada tanggal 8Dzulhijjah 1330 H,bertepatan 18 November 1912 M di kampung kauman, Yogyakarta. Ide yang mendasari didirikanya Muhammadiyah oleh K.H Ahmad Dahlan antara lain:
a)      Perlunya pembaharuan dalam berbagai bidang kehidupan umat Islam karena peranan umat Islam telah rusak dan hilang di berbagai bidang. Misalnya bidang politik, ekonomi, perdagangan, pendidikan, kebudayaan, dan bidang keagamaan.
b)      Memurnikan kembali ajaran Islam yang telah bercampur dengan berbagai dengan berbagai paham sehingga muncullah Takhayul, Bid’ah, Khurofat, dan Syirik dikalangan masyarakat muslim.
c)      Mempertahankan regenerasi Islam di masa kini dan mendatang , karena derasnya arus kristenisasi di Indonesia.
d)     Mengembalikan citra Islam di kalangan pemuda dan remaja serta pelajar karenaderasnya informasi dan kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia telah  mempegaruhi kepribadian umat Islam.

Referensi; Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk perguruan Tinggi Muhammadiyah.Yogyakarta: Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Muhammadiyah secara singkat